Profil Sukses


Indra Utama




Dikky Akhmar



Jakarta, Kompas

Permintaan Jepang untuk cangkang kelapa sawit dari Indonesia tumbuh lebih dari 40% dalam tiga tahun terakhir. Cangkang sawit menjadi salah satu sumber energi baru terbarukan yang terus berkembang di Jepang. "Ekspor biomassa sawit ke Jepang mencapai 450.000 ton pada 2016, sementara Korea mencapai 400.000 tin. Nilai ekspor total ke dua negara lebih dari Rp. 1 triliun," kata Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi PErtanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurthi. Bayu memimpin delegasi sawit Indonesia pada misi promosi dan diplomasi dagang produik sawit di Tokyo dan Osaka, Jepang, pada 10-14 Juli 2017. Rombongan terdiri dari perwakilan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit, Perhepi, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia, Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia, serta perwakilan eksportir.

Ketua Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia Dikky Akhmar menyatakan, pihaknya akan menandatangani kontrak penjualan cangkang sawit untuk lima pembangkit berkapasitas 320 MW hingga 10 tahun ke depan.



Achsanul Qosasih



Lahir di Sumenep, Madura, 10 Januari 1966. Achsanul Qosasih yang berayahkan seorang Ulama Besar Madura, mengawali pendidikannya di SD Daramista. Sepeninggal ayahnya, ia pindah ke Jakarta demi meneruskan pendidikannya, yang saat itu menginjak masa SMA. Meraih Sarjana Ekonomi di Universitas Pancasila , ia melanjutkan Pendidikan Masternya di Jose Rizal University, Manila, Philippines.

Ayah 1 anak yang Saat ini aktif sebagai Presiden Direktur PT Garuda Tani Nusantara (Gatara Group), dikenal mempunyai gaya bicara yang teratur, tidak meledak-ledak, namun tetap tajam dan kritis. Pengalaman dan pemahaman di bidang keuangan, turut mengantarkannya menjadi anggota Pansus Century. Tak hanya itu, ia pun berhasil menduduki jabatan strategis di Komisi XI yang membidangi sektor keuangan, perencanaan pembangunan nasional, perbankan dan lembaga keuangan non-bank sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.

Tak hanya di bidang keuangan saja, ia juga sempat mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI menggantikan era Nurdin Halid saat itu. Ia mempunyai 5 hal yang ia yakini dapat memajukan Persepakbolaan di Indonesia, 5 hal tersebut meliputi: club organizer, talent scouter, event organizer, lobbyer, dan fund raiser. Politisi dari Partai Demokrat tersebut yakin mempunyai 5 hal yang diutarakan di atas

Achsanul pernah menjadi Manager Persepam Madura United. Kiprahnya sebagai manager dibuktikan dengan memberikan kesempatan bergabung bagi putra asli daerah, sampai mengontrak beberapa mantan pemain top Nasional seperti Indriyanto Nugroho. Dia berperan besar dalam membangun kerangka tim musim ini, mulai dari mendatang pelatih sekaliber Mustaqim sampai beberapa pemain dari kancah ISL musim lalu seperti Denny Rumba dan Anton Samba.

Karier



  1. Director Micro Credit Indonesia (NGO Canada)
  2. Ketua Binagro
  3. Pengurus Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah
  4. Tim Ahli F-KB DPR-RI
  5. Bendahara Umum PBR
  6. Pengurus PSSI (Direktur Keuangan dan Ketua Komisi Anggaran PSSI)
  7. Direktur Bank Swasta Nasional
  8. Direktur Eksekutif Technopreneur Indonesia
  9. Ketua Masyarakat Enterprenuer Indonesia
  10. Presiden Direktur PT Garuda Tani Nusantara (Gatara Group)
  11. Manager Persepam Madura United